REFERENCE POLICY

J-GESS: Journal of Geography Education and Social Sciences

Jurnal J-GESS menetapkan kebijakan referensi untuk menjaga kualitas akademik, akurasi sitasi, serta integritas karya ilmiah yang dipublikasikan. Penulis diwajibkan untuk menggunakan sumber rujukan yang relevan, mutakhir, dan sesuai dengan standar penulisan referensi yang berlaku.

Ketentuan Umum Referensi

  1. Penulis wajib menyertakan daftar pustaka yang hanya berisi sumber yang benar-benar dirujuk dalam teks artikel.

  2. Proporsi sumber rujukan minimal berasal dari artikel jurnal ilmiah, prosiding, atau buku akademik yang bereputasi.

  3. Penulis dianjurkan menggunakan sumber terbaru, dengan prioritas 10 tahun terakhir.

  4. Jumlah referensi minimal 15 sumber untuk artikel penelitian, dan minimal 20 sumber untuk artikel kajian pustaka (literature review).

  5. Sumber dari blog, Wikipedia, atau laman non-akademik tidak diperbolehkan dijadikan rujukan utama.

Gaya Sitasi

  • Jurnal J-GESS menggunakan APA (American Psychological Association) Style Edisi ke-7 dalam penulisan kutipan dan daftar pustaka.

  • Penulisan kutipan dalam teks menggunakan format (Nama, Tahun), contoh: (Suryana, 2021).

  • Jika kutipan langsung, sertakan nomor halaman, contoh: (Rahmawati, 2020, hlm. 45).

Penulisan Daftar Pustaka

Contoh format daftar pustaka sesuai APA 7th Edition:

  • Artikel Jurnal:
    Suryana, D., & Hidayat, R. (2021). Pengembangan media pembelajaran berbasis kearifan lokal. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 6(2), 120–134. https://doi.org/xxxx

  • Buku:
    Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

  • Prosiding:
    Nugraha, T. (2020). Inovasi pembelajaran geografi di era digital. Dalam A. Prasetyo (Ed.), Prosiding Seminar Nasional Pendidikan (hlm. 45–52). Universitas Negeri Malang.

Pemeriksaan Referensi

  • Editor dan reviewer berhak menolak naskah jika ditemukan referensi yang tidak relevan, kadaluarsa, atau tidak sesuai standar.

  • J-GESS menggunakan perangkat manajemen referensi dan pemeriksaan otomatis untuk memastikan kesesuaian format sitasi.

  • Penulis disarankan menggunakan aplikasi manajemen referensi seperti Mendeley, Zotero, atau EndNote untuk meminimalisasi kesalahan penulisan daftar pustaka.